Madah tiga tanya

Kala rembangpetangdatang
Langkahmalassetengahbimbang
Menyusurilorongwaktu
sepi
Taktentu
“kemana kelanaku tuju?”

Terusikbaradarah di dada
Mengalir-melebur, membara-bergelombang-gelombang
Di sanabayubercumbusemesta
mesra
Bercak-bercakdarahmenggumpaltanya,
“untukapa?”

Malampunmalam
Semuadiam, bumipuasdibakardendam
Manusiasetengahneraka
Bergumam,
“Untuksiapa?”
***

 Satupertanyaan

Seoranganakmasihhijau
Barusajatumbuhdaripohonkehidupan
Meratapiibunya, uzur
“kenapakaukeluarkanakudariguagarba
Kalauakuhanyakaujadikanmainanmu?”
***

Comments

Popular posts from this blog

Jojo dan Rinov/Pitha Tersisih, Tersisa Ginting, Gregoria, dan Rehan/Lisa di Semifinal Hylo Open 2022

Menulis Terus Sampai Jauh...

Dari "Sekarang, Sumber Air Su Dekat" Menjadi "Sekarang, Masalah Air Su Banyak"